Sebuah Hati Sunyi

Betapa indah melihat mentari dan rembulan yg senantiasa berkejaran
tanpa pernah mereka bertemu saling bergandengan
mereka hanya yakin dibaliksana ada Betapa indah melihat mentari dan rembulan yg senantiasa berkejaran
tanpa pernah mereka bertemu saling bergandengan
mereka hanya yakin dibaliksana ada yg didambakan
mereka yakin kalau mereka sama sama menjaga rasa yg bernama bumi
mungkim kerinduan mereka hanya akan
terobati saat masa menemui ajalnya
yg berarti penantian tak terhingga
dan berakhir saat kebinasaan tiba
mereka hanya mendengar dari gunung dan
hutan yg telah mereka lewati
mereka hanya merasakan tapak tapak
perjalanan dari yg dirindukan
tapi sekali lagi
mereka sama sama menjaga rasa yg bernama bumi
adakah kita memiliki mentari atau rembulan yg entah dmana ia berada
yg selalu kita impikan tanpa pernah tau siapa dia
ataukah bisa kita jadikan
terangnya bola lampu didepan kita sebagai mentari dan rembulan
daripada kita mencari kebahagiaan sunyi
yg tak pernah bisa menjawab segala tanya
mentari dan rembulan memang tak akan pernah bersua
tapi masih banyak gunung, hutan, laut, danau yg selalu bisa kita bahagiakan
mereka butuh cinta dari hangatnya mentari dan terangnya rembulan
kita adalah kehidupan buat mereka
jauhkan mimpimu untuk meraih rembulanmu
jauhkan obsesimu untuk bisa bersapa dgn mentarimu
terimalah segala hal dalam masa perjalanan waktumu mengelilingi bumi nan indah
cintai apapun yg kau temui dalam perjalanan itu
soulmatemu ada didepanmu
Bontang, 13 April 2011

Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>